Doa Bermanfaat di Kala Musim Penghujan


✽Beberapa Doa Bermanfaat di Kala Musim Penghujan✽
✓ Saat Angin Kencang
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
”Allahumma innii as’aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi.
wa ’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi”

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya...
Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya, dan kejelekan yang ada padanya, dan kejelekan apa yang dibawanya...”
[HR Bukhari 4/76, Muslim 2/616]

✓ Bila Mendengar Petir
ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺴﺒﺢ ﺍﻟﺮﻋﺪ ﺑﺤﻤﺪﻩ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﻣﻦ ﺧﻴﻔﺘﻪ
"Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi"
“Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya..”
[Al-Muwaththa’ 2/992, Al-Albani menyatakan Shahih Mauquf]

✓ Ketika Turun Hujan
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻴﺒﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ
”Allahumma shoyyiban nafi’an”
"Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat”
[HR Bukhari: 1032]

✓ Adapun Apabila Hujan Lebat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami, wazh dzhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari"
"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami.
Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.."
[HR Bukhari: 1/224, Muslim: 2/614
]
✓ Dan... Setelah Turun Hujan
ﻣﻄﺮﻧﺎ ﺑﻔﻀﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺣﻤﺘﻪ.
’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih"
"Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah"
[HR. Bukhari: 1/205, Muslim: 1/83]

Wallahu 'a'lamu bisshowaf....
Semoga Bermanfaat...

Posted by
hamba Allah

More

LINK PONDOK PESANTREN-Salaf


Pondok Pesantren Gontor
http://www.gontor.ac.id/

Pondok Pesantren Tebuireng Jombang
http://tebuireng.org/

Pondok Pesantren Al Khoirot Pagelaran Malang
http://www.alkhoirot.net/

Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban
http://langitan.net/

Pondok Pesantren Annur 2 Bululawang Malang
http://annur2.net/

Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan
http://sidogiri.net/

Pondok Pesantren Ma’hadul ‘Ulum As Syar’iyah Sarang
http://ppmus.com/component/content/frontpage


Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon Malang
http://kabarpujon.blogspot.com/

Pondok Pesantren Lirboyo Kediri
http://www.lirboyo.net/

Pondok Pesantren Suniyah Salafiyah Pasuruan
http://www.sunniyahsalafiyah.net/

Pondok Pesantren ASSalafiyah Luwungragi Bulakamba Brebes
http://ponpesassalafiyah.com/

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang
http://tambakberas.or.id/

Pondok Pesantren Muta’allimin Jakarta
http://alpontren.com/

Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri
http://alfalahploso.wordpress.com/

Pondok Pesantren Darut Taqwa Purwodadi
http://ponpesduta.wordpress.com/

Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Ketileng putatsari
http://ppmanbaulhikmah.blogspot.com/

Pondok Pesantren alirsyad Tengaran Semarang
http://www.pesantrenalirsyad.org/

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo Jawa Tengah
http://www.assalaam.or.id/en/?format=feed&type=rss

Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo
http://nuruljadid.net/

Pondok Pesantren Al Anwar Sarang rembang
http://www.ppalanwar.com/

Pondok Pesantren Al Yasini Kraton Pasuruan
http://alyasini.net/







Posted by
hamba Allah

More

Uang Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Butuh Uang

Uang Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Butuh Uang
( إِذَا كَانَ فِي آخِرِ الزَّمَانِ ؛ لَا بُدَّ لِلنَّاسِ فِيهَا مِنَ الدَّرَاهِمِ وَالدَّنَانِيرِ ؛ يُقِيمُ الرَّجُلُ بِهَا دِينَهُ وَدُنْيَاهُ ). أخرجه الطبراني في " المعجم الكبير " (20/ 279/660)
Hadis: "Di akhir zaman manusia tidak bisa lepas dari uang. dengan uang ia bisa menegakkan agamanya dan urusan dunianya" (HR Thabrani dalam Mu'jam Kabir)

Posted by
hamba Allah

More

Siapa Orang Beruntung?


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ ». (رواه مسلم)
Dari Abdullah bin Amr bin Ash, Nabi bersabda: “Sungguh beruntung orang yang beragama Islam, rezeki yang cukup dan diberi rasa ‘puas’ (neriman) terhadap pemberian Allah kepadanya” (HR Muslim)

Posted by
hamba Allah

More

Syukur dan Kebersamaan


مجمع الزوائد ومنبع الفوائد . محقق - (ج 5 / ص 262)
وعن النعمان بن بشير قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم على هذه الأعواد - أو على هذا المنبر - :
"من لم يشكر القليل لم يشكر الكثير ومن لم يشكر الناس لم يشكر الله عز وجل،والتحدث بنعمة الله شكر،وتركها كفر والجماعة رحمة والفرقة عذاب". رواه عبد الله بن أحمد والبزار والطبراني ورجالهما ثقات


Rasulullah bersabda: "Barang siapa tidak mensyukuri sesuatu yang kecil, maka tidak akan mensyukuri yang besar. Barang siapa tidak bersyukur kepada manusia, maka tidak akan bersyukur kepada Allah. Menceritakan nikmat Allah adalah syukur dan meninggalkannya adalah kufur (nikmat). Berjamaah adalah rahmat dan berpecah belah adalah siksa" (HR Abdullah ibnu Ahmad, al Bazzar dan al Thabrani, para perawinya terpercaya)

Posted by
hamba Allah

More

Kutipan‬ Rubrik Khaniqah Sufi - Imam al-Ghazali_ Ihyâ’ Ulumiddîn

Pernyataan Imam Hasan al-Bashri, pemuka sufi dari generasi Tabiin :
أَدْرَكْنَا أَقْوَاماً لَوْ رَأَيْتُمُوْهُمْ لَقُلْتُمْ مَجَانِيْنُ، وَلَوْ رَأَوْكُمْ لَقَالُوْا شَيَاطِيْنُ
Aku pernah semasa dengan beberapa orang (Sahabat Nabi ). Seandainya kalian melihat (tingkah laku) mereka, maka niscaya kalian akan berkata, “Mereka itu orang-orang gila.” Namun, seandainya mereka melihat (tingkah laku) kalian, maka niscaya mereka akan berkata, “Mereka itu tak ubahnya setan.”
Orang-orang saleh, seringkali tampak sangat aneh di mata masyarakat, karena kecenderungan, kesenangan, cara berpikir, dan tujuan hidupnya memang tidak sejalan dengan kecenderungan masyarakat secara umum. Karena itulah, Imam al-Ghazali, khususnya dalam Ihyâ’ Ulumiddîn, cukup sering mengutip sabda Nabi Muhammad :
أَكْثَرُ أَهْلِ الجَنَّةِ البُلْهُ
Yang paling banyak menghuni surga adalah orang-orang dungu. (HR al-Bazzar dari Anas bin Malik).
Dungu yang dimaksud di sini jelas sekali bukan dungu dalam semua hal. Imam al-Ghazali menyatakan, yang dimaksud oleh Rasulullah adalah dungu (lugu) dalam urusan duniawi. Orang yang paling mudah masuk surga adalah orang yang tidak terlalu menghiraukan kepentingan-kepentingan duniawinya; tidak marah jika haknya diambil oleh orang lain; tidak sedih jika ada hak miliknya hilang; tidak risau jika dia menjual dengan murah atau membeli dengan mahal; dan lain sebagainya. Biasanya, orang yang bertipe seperti ini, dalam pandangan masyarakat secara umum, dianggap sebagai orang yang dungu. Padahal, sejatinya mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki hutang kesalahan kepada sesama manusia (al-haqq al-adami), justru orang lain yang memiliki banyak hutang kesalahan kepada dia. Orang yang mendatangi Hari Pembangkitan dengan status tidak memiliki hutang kesalahan kepada orang lain, berarti dia telah menginjakkan satu kakinya di surga.
___________________________________________
‪#‎Kutipan‬ Rubrik Khaniqah Sufi - Imam al-Ghazali_ Ihyâ’ Ulumiddîn.
#AnaPost_Sufi

Posted by
hamba Allah

More

Puasa Sunah Dzulhijjah ( Puasa Tarwiyah & ‘Arofah)



Puasa sunah untuk bulan Dzulhijjah (dalam kalender Islam), dilaksanakan 2 hari sebelum tanggal 10
Dzulhijjah (Idul Adha) atau biasa dikenal dengan lebaran haji yaitu tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Tanggal 8 Dzulhijah dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah dinamakan puasa Arafah. Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jama'ah haji.
Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah yaitu hari pada saat jama'ah haji melakukan wukuf di padang Arafah.
Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yakni 8 Dzulhijjah, hari sebelum hari wukuf.

Adapun keutamaan puasa sunah Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan 'arafah (9 Dzulhijjah) berdasarkan beberapa hadist adalah:
1. Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa satu tahun silam yang telah terlewati.
2. Sedangkan puasa hari 'arafah memiliki keutamaan yaitu dapat menghapus dosa dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang)
صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً
“Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat” . (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)
DO'A NIAT PUASA TARWIYAH
نويت صوم ترويه سنة لله تعالى 
NAWAITU SAUMA TARWIYAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
“ Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala”

DO'A NIAT PUASA ARAFAH
نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta'ala"
Bagi kaum Santri yang mempunyai tanggungan puasa Ramadhan juga disarankan untuk mengerjakannya pada hari Arafah ini, atau hari-hari lain yang disunnahkan untuk berpuasa. Maka ia akan mendapatkan dua pahala sekaligus, yakni pahala puasa wajib (qadha puasa Ramadhan) dan pahala puasa sunnah. :
يُعْلَمُ أَنَّ اْلأَفْضَلَ لِمُرِيْدِ التَطَوُّعِ أَنْ يَنْوِيَ اْلوَاجِبَ إِنْ كَانَ عَلَيْهِ وَإِلَّا فَالتَّطَوُّعِ لِيَحْصُلَ لَهُ مَا عَلَيْهِ
Diketahui bahwa bagi orang yang ingin berniat puasa sunnah, lebih baik ia juga berniat melakukan puasa wajib jika memang ia mempunyai tanggungan puasa, tapi jika ia tidak mempunyai tanggungan (atau jika ia ragu-ragu apakah punya tanggungan atau tidak) ia cukup berniat puasa sunnah saja, maka ia akan memperoleh apa yang diniatkannya.






Posted by
hamba Allah

More

Copyright © / CATATAN ANA SANTRI

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger